Majalah Jogja
Beranda
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294
Pemkot Mojokerto Targetkan Semua Sekolah Bisa UNBK

Pemkot Mojokerto Targetkan Semua Sekolah Bisa UNBK

MOJOKERTO – majalahglobal.com : Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kota Mojokerto diselenggarakan selama 4 hari mulai Selasa (2/5). Namun dari 21 sekolah SMP negeri maupun swasta baru separuh yang menggelar. Pemkot Mojokerto saat ini tenggah mengembangkan pendidikan berbasis Information Technology (IT).
     
Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus usai secara langsung meninjau kesiapan UNBK di SMP TNH di jalan Letkol Sumarjo, Kota Mojokerto mengatakan, Pemkot Mojokerto ingin mengembangkan pendidikan berbasis IT. “Karena itu, UNBK salah satu upaya untuk mengembangkan pendidikan berbasis IT,” ungkapnya, Selasa (2/5).
    
Pemkot Mojokerto terus memberi motivasi dan memacu sekolah agar semua sekolah di Kota Mojokerto bisa melaksanakan program UNBK. Tahun 2017, lanjutnya, semua sekolah sudah bisa melaksanakan UNBK sebagai sekolah menyelenggarakan secara mandiri.
    
“Lainnya masih bergabung dengan sekolah lain. Namun kita harapkan dari tahun ke tahun, semua sekolah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Karena ini mengacu sistem pembelajaran berbasis IT sehingga bagaimana sekolah bisa menggunakan pembelajaran berbasis IT,” katanya.
    
Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu keunggulan pelayanan pendidikan di Kota Mojokerto. Walikota menambahkan, jika Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan sudah mengantisipasi agar UNBK berjalan secara lancar, ankuntabilitas, berkualitas dan berkuantitas.
     
“UNBK sulit bocor karena paketnya acak berbeda dengan berbasis kertas. Pada listrik, kita sudah mengirim surat ke PLN supaya hari ini tidak ada pemadaman termasuk jaringan Telkom. Kita sudah pikirkan karena kita menjalankan pendidikan berbasis IT sehingga arah pendidikan dengan memasukan ke APBD bantuan untuk IT,” ujarnya.
     
Menurutnya, Pemkot Mojokerto tidak melihat kewenang pemprov atau Kota Mojokerto, namun jika pendidikan tersebut di Kota Mojokerto sehingga Pemkot Mojokerto harus ikut meningkatkan kualitas pendidikan. Tidak hanya tingkat SD, SMP tapi juga tingkat SMA. Karena yang menyekolahan anak adalah warga Kota Mojokerto sehingga dari sisi tersebut ikut mendukung dengan tetap memfasilitasi.
     
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Novi Rahardjo menambahkan, jika pengawas UNBK diambil dari sekolah lain, namun tetap koridornya ada. “Beberapa menit sebelum dimulai, pengawas masuk didampingi kepsek. Setelah itu, tidak ada yang boleh masuk, ini sebagai bentuk komintmen intregritas dan kejujuran,” lanjutnya.Menurutnya, peserta UNBK hanya boleh membawa masuk alat tulis yang diperlukan saja, karena semua sudah disediakan. Termasuk kertas buram yakni kertas untuk menghitung yang digunakan untuk mata ujian Matematika. Selain peserta, tenaga pengawas juga tidak boleh membawa handphone masuk dalam ruangan ujian.
    
Data Dinas Pendidikan Kota Mojokerto menyebutkan, ada 21 sekolah tingkat SMP yang menerapkan UNBK, 11 sekolah yang Lab komputernya kurang, UNBKnya menumpang di SMA. Sementaea, untuk jumlah peserta UNBK tingkat SMP di Kota Mojokerto mencapai 2.967 dan komputer yang tersedia sebanyak 1.399 client dan 45 server. UNBK tingkat SMP akan digelar mulai tanggal 2, 3, 4 dan 8 Mei 2017 mendatang. Masing-masing satu mata ujian, ujian hari pertama yakni Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). (Jay)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan