Majalah Jogja
Beranda 108.157 Rumah Keluarga Miskin Sudah Berhasil Di Rehab Pemkab Gresik

108.157 Rumah Keluarga Miskin Sudah Berhasil Di Rehab Pemkab Gresik

GRESIK – majalahglobal.com : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bertekad untuk menghilangkan rumah kumuh atau rumah tidak layak huni keluarga miskin di wilayah Kabupaten Gresik sebelum masa baktinya berakhir pada 2021 nanti.

Tekad itu disampaikan Sambari saat memberikan bantuan stimulant pembangunan perumahan masyarakat kurang mampu tahap I secara simbolis di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Rabu (1/11/2017).

Bupati Gresik dua periode itu secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut kepada dua orang penerima, yaitu Arif Sugiyono asal Desa Sembung Wringinanom dan Kasni asal Gluranploso, Benjeng.

Melihat mereka para penerima bantuan sudah berusia senja, seketika itu pula Sambari meminta kepada pihak panitia untuk membantu para penerima yang berusia sepuh agar tidak melewati tangga.

“Tolong panitia bisa membantu bapak dan ibu yang sepuh ini agar melewati escalator. Kasihan kalau mereka naik turun lewat tangga,” kata Sambari kepada panitia acara.

Data Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Pemkab Gresik mencatat, ada 360.525 rumah keluarga miskin (gakin) tidak layak huni. Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Gresik sudah merehab sebanyak 30% rumah gakin dan pada tahun 2017 ini ada 760 rumah gakin yang mendapat dana rehab.

Dalam sambutannya, Sambari berharap kepada penerima bantuan bisa mengubah kualitas hidup dan kesejahteraan. “Masyarakat sekitar agar membantu dalam pemugaran rumah gakin tersebut. OPD dan Pemerintah setempat untuk mendukung dan memberikan bantuan penuh dalam pemugaran tersebut,” ucap Sambari.

Bupati menyatakan, pihaknya berupaya untuk merehab seluruh rumah gakin sebelum masa baktinya berakhir. Paling tidak pihaknya akan menyelesaikan 70% rumah gakin tidak layak huni yang belum mendapat dana dari Pemkab Gresik.

“Kalau perlu, saya akan memerintahkan untuk mendata ulang, barangkali ada rumah gakin yang sangat tidak layak dan hampir roboh tapi belum pernah mendapat perhatian dari pemerintah,” tegasnya. (Jay)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan