Majalah Jogja
Beranda Nekat Meski Jalan Licin, Sopir Bus Ini Kena Batunya

Nekat Meski Jalan Licin, Sopir Bus Ini Kena Batunya

NGAWI – majalahglobal.com : Kecelakaan di jalur rawan Ngawi kembali terjadi, kali ini melibatkan bus Sugeng Rahayu versus truk boks Gudang Garam. Peristiwa ini terjadi di jalan raya Ngawi – Solo kilometer 29-30 masuk Desa Kedungmiri, Kecamatan Mantingan, Ngawi pada Minggu (05/11/2017) sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut keterangan yang diperoleh, bus dengan nopol W 7115 UZ yang dikemudikan oleh Sa’ad Mubasir (45) asal Desa Sebet, Kecamatan Plemahan, Kediri melaju dari arah barat ke timur, Sedangkan dari arah berlawanan melaju truk boks bernopol  AG 9294 AE yang dibawa Moh Ali (55) beralamatkan Desa Pandean, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri.

Ketika itu Diduga, bus Sugeng Rahayu saat masuk perlintasan jalan menikung haluannya terlalu mengambil ke kanan, padahal dari arah berlawanan ada kendaraan lain. Secara spontan sopir bus berusaha membanting setir ke kiri, tetapi karena cuaca gerimis membuat badan jalan menjadi licin sehingga mengakibatkan bus tergelincir ke sisi kanan jalan. Karena jarak terlalu dekat membuat truk boks Gudang Garam tak punya pilihan lain lantas menabrak badan bus bagian belakang samping kanan. Akibat dari kejadian ini badan bus Sugeng Rahayu bagian belakang rusak sedangkan truk boks terperosok ke kiri jalan. Untung saja dari peristiwa kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun ditaksir kerugian material dari peristiwa tabrakan dua kendaraan tersebut mencapai 40 juta rupiah.

“Kecelakaan ini adalah akibat bus Sugeng Rahayu terlalu ambil haluan kekanan padahal situasinya tidak memungkinkan. Selain lokasi jalannya menikung serta licin akibat hujan gerimis. Dari kejadian ini menjadikan pelajaran bagi para sopir untuk tidak memaksakan kendaraannya apabila masuk ke jalan yang menikung seperti itu,” ujar Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin, Minggu (05/11/2017).

Pasca kejadian puluhan petugas Satlantas Polres Ngawi tiba dilokasi guna mengurai kemacetan dengan memberlakukan sistim buka tutup. Untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan kedua sopir langsung diperiksa secara intensif. (Fery)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan