Majalah Jogja
Beranda
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294
Siswi SMP ini di Hamili Pacarnya yang Masih Kelas 5 SD

Siswi SMP ini di Hamili Pacarnya yang Masih Kelas 5 SD

TULUNGAGUNG – majalahglobal.com : Orangtua harus ekstra hati-hati dalam mengawasi buah hati mereka.
Jika tidak, takutnya bisa terjadi kejadian miris seperti yang terjadi di Tulungagung, Jawa Timur ini.
Seorang siswa SD (Sekolah Dasar) diketahui telah menghamili seorang siswi SMP (Sekolah Menengah Pertama).
Siswi SMP, sebut saja Venus, kini dinyatakan tengah hamil 6 bulan.
Meski masih di bawah umur, mereka ternyata telah melakukan hubungan layaknya suami istri.
Kehamilan Venus terungkap saat pihak sekolah membawanya ke Puskesmas untuk diperiksa, Sabtu (19/5/2018).
Awalnya, Venus dibawa ke Puskesmas karena ia terlihat tak sehat.
Tak disangka ternyata petugas medis Puskesmas malah menyatakan Venus positif hamil.
Kabar kehamilan itu tentu saja membuat keluarga Venus kalang kabut.
Mereka pun mendesak Venus untuk menjawab bagaimana hal tersebut bisa terjadi.
Akhirnya setelah didesak, Venus mengakui hubungan asmaranya dengan kekasihnya.
Keluarga semakin terkejut ketika tahu sosok laki-laki yang menghamili anaknya masih SD.
Lebih tepatnya kekasih Venus, sebut saja Koko, masih duduk di bangku kelas 5 SD.
Seorang warga kemudian membeberkan langkah yang ditempuh orangtua Venus selanjutnya.
“Saat itu pihak keluarga langsung mendatangi rumah yang laki-laki,” kata warga berinisial YG.
Koko sendiri mengaku telah beberapa kali berhubungan badan dengan Venus.
Jika dilihat dari segi usia, Koko dianggap sudah matang secara seksual.
Ia pernah dua kali tak naik kelas hingga akhirnya masih berada di kelas 5 SD.
Usianya sekitar 13 tahun lebih,” ujar YG.
Permasalahan Koko dan Venus akhirnya dicoba diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
Kedua keluarga akhirnya sepakat untuk menikahkan anak mereka.
Namun, ternyata keinginan kedua keluarga tak semudah itu terlaksana.
Mereka awalnya telah menyiapkan syarat-syarat pernikahan dengan cepat.
Pada Senin (21/5/2018), Koko dan Venus pun bersiap menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).
Tapi, ternyata pihak KUA menolak untuk menikahkan keduanya.
Pasalnya, Koko dan Venus dianggap masih terlalu kecil.
Meski begitu, pihak keluarga tak patah semangat dan terus berusaha.
Hari Selasa (22/5/2018), permohonan sidang dispensasi sudah dimasukkan ke Pengadilan Agama Tulungagung.
Anang berharap keduanya mendapatkan dispensasi hingga bisa lekas dinikahkan.
“Tinggal menunggu hasil sidang seperti apa. Kalau mendapatkan dispensasi langsung dinikahkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, tetangga di sekitar tempat tinggal Koko pernah mengingatkan orangtua Koko tentang kedekatan anaknya dan Venus.
Para tetangga menilai, hubungan Koko dan Venus sudah kelewat batas.
Namun jawaban dari ayah Koko justru membuat warga sekitar jengah.
Dengan enteng ayah Koko mengatakan, Venus menjadi bahan percobaan anaknya.
“Bapaknya bilang, biar jadi bahan percobaan burung anaknya yang baru sunat,” ujar YG, salah satu tetangga.
“Kalau sudah hamil begini kan baru tahu rasa dia,” tambahnya.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Tulungagung, Syaifudin Juhri, menyatakan belum mendapat laporan kejadian ini.
Namun Syaifudin berharap ada solusi terbaik bagi Venus.
Ia berharap Venus tetap bisa melanjutkan pendidikannya.
“Saya berharap siswi ini nantinya tetap bisa sekolah seperti biasa,” ungkapnya.
“Karena dia masih anak-anak dan berhak mendapatkan pendidikan,” sambungnya. (Andry)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan