Majalah Jogja
Beranda Upacara Kebo Ketan Kraton Ngiyom Kembali digelar Di Desa Sekar Alas Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi

Upacara Kebo Ketan Kraton Ngiyom Kembali digelar Di Desa Sekar Alas Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi

NGAWI – majalahglobal.com : Upacara kebo ketan ini merupakan seni kejadian yang berdampak dan di ekspresikan dalam budaya jawa kontenporer dan di kemas sangat bagus oleh Bramantyo prijosusilo seorang seniman sekaligus koordinator organisasi masyarakat berazas Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 yang terlahir dari suatu kebutuhan seni kejadian berdampak untuk memperluas dampak dan takaran keseniannya yakni kraton ngiyom.

Upacara Kebo Ketan ini digelar selama dua hari yaitu pada tanggal 23-24 November 2018. Yang merupakan bagian dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gelaran kraton ngiyom slamatan wiwitan upacara kebo ketan di desa sekar alas kecamatan widodaren kabupaten ngawi berisi serangkaian acara seni budaya dari pagi hingga malam hari slamatan wiwitan ini menandai di mulainya kerja organisasi lahir dan batin untuk keberhasilan penyelenggaraan upacara kebo ketan  ke tiga yang bertemakan “MARILAH KITA MENDO’A INDONESIA BAHAGIA” apa bila tahun lalu upacara kebo ketan mengangkat tema “PENAWAR RACUN  DIVIDE ET IMPERA” tahun ini mengambil tema dari seuntai syair di stansa dua lagu kebangsaan Indonesia Raya karya Wr.Supratman.

Tujuan umum dari upacara kebo ketan adalah melakukan dinamisasi nilai dan struktur dinamisasi nilai yang di upayakan upacara kebo ketan utamanya adalah nilai solidaritas pelestarian lingkungan hidup, cinta tanah air dan kebudayaan lokal dan pengolahan sampah secara cerdas dinamisasi struktur yang di upayakan adalah melalui kegiatan yang di lakukan muncul kepemimpinan organisator-organisator dan relawan di masyarakat khususnya di sekar alas dan di beberapa komunitas seniman yang membantu terlaksananya upacara ini.

Sementara dalam upacara kebo ketan kraton ngiyom tahun 2018 ini di dukung oleh setidaknya ratusan seniman dari berbagai bidang seni dan dari berbagai daerah.dari Klaten, boyolali, wonogiri, kabupaten Madiun, yogyakarta hingga pulau dewata bali.

Dihari kedua upacara kebo ketan ribuan masyarakat yang hadir di prosesi penyembelihan kebo ketan ini saat di laksanakan sakralisasi masyarakatpun seakan seperti terbawa dalam suasana yang kitmat. Hadir dalam acara ini mulai dari Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono,  Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga kabupaten ngawi, hingga tamu undangan dari berbagai instansi lainnya di wilayah jawa timur.

Pada prinsipnya pemkab Ngawi melalui disparpora akan memberi suport terus kegiatan ini untuk sukses terus dan menjadi satu pesona wisata di Ngawi,” terang bupati Ngawi Ir. Budi sulistyono. (24/11/2018)

Di tempat yang sama Sekdin Disparpora ngawi  Mahmud Rosadi mengungkapkan bahwa upacara kebo ketan adalah kegiatan budaya kolaborasi masyarakat dengan seniman baik ngawi maupun luar ngawi.

“Upacara ritual kebo ketan ini juga rangkaian dari agenda pemkab ngawi melalui Disparpora. Semoga bisa menjadi magnet masyarakat baik dari ngawi maupun luar ngawi sehingga berkunjung ke acara ini” ungkapnya.

Mahmud Rosadi pun berharap “di tahun-tahun berikutnya kegiatan seperti ini harus diadakan lagi dengan yang lebih meriah” tuturnya (heru bagus prasetio)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan