Majalah Jogja
Beranda PSMP Kalah Dengan Borneo FC, Supporter PSMP Mengamuk

PSMP Kalah Dengan Borneo FC, Supporter PSMP Mengamuk

MOJOKERTO – majalahglobal.com : Leg pertama 32 besar Piala Kratingdaeng Indonesia antara PSMP (Mojokerto) melawan Borneo FC (Samarinda) digelar di Gelora Gajah Mada Mojosari Mojokerto, Selasa (29/01/2019) di saksikan 1200 pasang mata.

Babak pertama begitu Peluit di bunyikan anak asuh Jamal Yastro,langsung menyerang melalui sisi kiri pertahanan Borneo FC. Samsul Pelu menyisir serangan dari sisi kiri dan berusaha masuk ke kotak 16 untuk mengirim umpan ke Indra Setiawan, tapi pertahanan Borneo FC masih kokoh untuk menghalau serangan The Lasmojo (PSMP).

Memasuki menit 11 Diego Michiels berhasil bobol gawang PSMP yang di jaga Putut Wijiarto,dari hasil tendangan bebas dari bola mati di sisi kiri pertahanan Laskar Mojopahit, gol Diego Michiels tersebut memanfaatkan umpan dari tendangan bebas dari luar kotak finalti PSMP. 0-1 sementara unggul untuk tim tamu Borneo FC.

Ketinggalan 0-1 dari tim tamu anak asuh Jamal Yastro berusaha memperpendek jarak gol dari Borneo FC. Dan pada menit 16 PSMP berhasil menyamakan kedudukan, juga dari hasil umpan bola mati dan Samsul Pellu berhasil menyarangkan bola ke gawang Borneo FC yang dijaga Dian Luka Claudio, kedudukan sementara imbang 1-1.

Asik menyerang The Lasmojo (PSMP) kebobolan yang kedua kali dari umpan sisi kanan pertahanan PSMP, pada menit ke 20 Lerby Eliandry berhasil memanfaatkan umpan lambung dan gol tercipta dari sundulan kepala Lerby, bola melesak masuk gawang PSMP.

Memasuki babak kedua tim tamu mendominasi jalannya pertandingan, dan beberapa peluang berhasil tercipta, tapi gawang PSMP masih sulit di jebol karena rapatnya pertahanan anak asuh Jamal Yastro.

Memasuki menit 68 babak kedua kembali tim tamu Borneo FC, menjebol gawang PS Mojokerto Putra dari hasil tendangan pojok yang di lepaskan oleh Asri Akbar, Dirga Lasut berhasil memanfaatkan umpan dan melepaskan tendangan keras ke gawang PSMP, 1-3 keunggulan sementara untuk Borneo FC.

Sampai menit terakhir tambahan waktu 90+1 babak kedua kedudukan tetap 1-3 untuk tim tamu Borneo FC, dengan demikian leg pertama 32 besar PialaKratingdaeng Indonesia 2019 di menangkan Borneo FC.

Ada hal yang sangat disayangkan dalam pertandingan kali ini, yakni adanya kerusuhan dari supporter PSMP setelah pertandingan usai. Supporter PSMP merusak a board dan masuk lapangan.

Saat konferensi pers, pelatih Borneo FC, Fabio Lopes mengatakan jika babak kedua kami sudah menikmati pertandingan.

“Mau lebih dari tiga gol atau tidak itulah sepakbola, kita tidak mengetahui seperti apa hasilnya. Kami sengaja tidak uji coba lapangan karna bagi kami lapangan di Mojokerto ini tidak layak untuk sepak bola. Dimana rumputnya ada yang selutut kaki,” terang pelatih Borneo FC, Fabio Lopes.

Sementara itu, pelatih PSMP Jamal Yastro mengatakan jika banyak faktor yang perlu di benahi pertama memang kita kehilangan 4 pemain inti kita, jadinya pemain lapis kedua kita tidak bisa mengimbangi Borneo FC dalam waktu dekat ini. Faktor yang kedua yakni waktu yang mepet hanya 5 sampai 6 hari, ada juga yang baru kemrin baru sampai.

“Masalah mental juga sedikit banyak pengaruh karena nasib PSMP di liga 2 kedepannya belum jelas. Posisinya apa seperti yang diberitakan atau ada kabar baik. Ketiga gol tercipta datang dari keteledoran, karena kurangnya waktu latihan dan komunikasi. Kami juga berharap supporter PSMP bisa mengerti kondisi ini, dan sama-sama berdoa agar segera ada kabar baik dari KOMDIS PSSI untuk menganulir hukumannya kepada PSMP. Supporter adalah bagian dari kami jadi kami mohon mari buat nama Mojokerto kembali baik kembali,” urai pelatih PSMP Jamal Yastro. (Jayak Mardiansyah)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan