Majalah Jogja
Beranda
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/majalahjogja.com/wp-content/themes/raylight-redesign-master/inc/single-tags.php on line 294
4 Pembobol Brankas SMKN 1 Pungging Ditembak Pihak Berwajib

4 Pembobol Brankas SMKN 1 Pungging Ditembak Pihak Berwajib

Mojokerto – majalahglobal.com : Empat komplotan pembobol brankas SMKN 1 Pungging, Kabupaten Mojokerto berhasil ditangkap dan ditembak polisi. Mereka telah mencuri uang tabungan siswa sebesar Rp 500 juta.

Informasi yang dihimpun media ini, keempat pelaku tersebut antara lain :
1. Purwanto (34) warga Desa Karangjati, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.
2. Ivan Rolobessy (28) warga Jalan Gelogor Carik 15, Dusun Gunung, Desa Pamogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.
3. Ali Maruapey (37) warga Jalan Tial Salahutu, Maluku Tengah, namun berdomisili di Cakung Barat, Jakarta Timur.
4. Erik Faisal, (21) warga Jalan Kelapa Molek II, Desa Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Solikin Fery mengatakan, pihaknya berhasil menangkap keempat pelaku di bascamp atau tempat persembunyian di kawasan wisata Telaga Sarangan, Magetan.

Fery juga mengatakan, dalam penangkapan itu petugas terpaksa menembak keempat pelaku karena berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan.

“Saat digerebek kawanan pelaku ini sempat melakukan perlawanan. Bahkan dua tersangka terpaksa kita lumpuhkan kedua kakinya dengan dua tembakan,” ungkapnya.

Pelaku pembobolan brankas SMKN 1 Pungging yang ada di Jalan Raya Trawas, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini menyebut diri mereka ‘Komplotan Ambon’.

Merereka beraksi pada Kamis, 28 Maret 2019 lalu dini hari dan berhasil menggondol uang sebesar Rp506.734.200, dari dua brankas. Hingga satu bulan menjadi buron, akhirnya berhasil diamankan.

Dalam penangkapan ini, polisi juga mengamankan beberaoa barang bukti diantaranya mobil Daihatsu Sigra warna abu-abu dengan nomor polisi B2480TYD, dua buah penutup wajah, dua linggis, ATM dan ponsel milik tersangka.

Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui aliran uang lebih dari Rp 500 juta tersebut digunakan untuk apa saja. (Jayak)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan