Majalah Jogja
Beranda Berita Gunungkidul Warga 3 Desa Perbatasan Klaten-Gunungkidul Demo Tutup Akses Truk Uruk Tol

Warga 3 Desa Perbatasan Klaten-Gunungkidul Demo Tutup Akses Truk Uruk Tol

warga 3 desa perbatasan Klaten-gunungkidul demo tutup akses truk Uruk tol

Klaten – Yogyakarta, 12 Februari 2024 – Ratusan warga dari tiga desa di perbatasan Klaten-Gunungkidul menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (2/2/2024). Mereka menuntut penutupan akses truk pengangkut material uruk tol yang melintas di jalan desa mereka.

Aksi demonstrasi ini dilakukan oleh warga Desa Ngandong dan Kragilan di Kecamatan Gantiwarno, Klaten, serta Desa Serut di Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul. Warga merasa dirugikan dengan aktivitas truk-truk tersebut yang menyebabkan kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan.

Kerusakan Jalan dan Pencemaran

Menurut warga, truk-truk pengangkut material uruk tol sering kali melebihi tonase yang diizinkan. Hal ini menyebabkan kerusakan pada jalan desa yang tidak dirancang untuk menahan beban berat. Selain itu, debu yang dihasilkan dari truk-truk tersebut juga mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga.

Tuntutan Warga

Warga menuntut agar akses truk pengangkut material uruk tol ditutup dan dialihkan ke jalan lain yang lebih memadai. Mereka juga meminta agar pihak penambang bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan yang telah terjadi.

Tanggapan Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Klaten dan Gunungkidul telah menerima aspirasi dari warga. Mereka berjanji akan segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan