Majalah Jogja
Beranda Berita Jawa Tengah Pemungutan Suara Ulang TPS 011 Mangunsari, Sawangan, Gegara Pemilih Tak Terdaftar DPT Ikut  Coblos

Pemungutan Suara Ulang TPS 011 Mangunsari, Sawangan, Gegara Pemilih Tak Terdaftar DPT Ikut  Coblos

majalahjogja.com,-Pemungutan suara  ulang  TPS 011 Mangunsari Sawangan, terjadi mengingat ada orang ustadz tidak terdaftar DPT ikut coblos pemilu 2024.

‌Dua orang tidak terdaftar DPT pemilih  yang merupakan ustaz dari pondok pesantren Gontor beralamat Cilegon dan Tangerang memicu Pemungutan suara  ulang  TPS 011 Mangunsari Sawangan.

Kedua daerah tersebut termasuk wilayah propinsi Banten dan itulah mengapa pemungutan suara  ulang  TPS Sawangan, Magelang perlu lakukan kembali.

Tidak Terdaftar dalam DPT

Dua orang ustadz yang berasal Tangerang dan Cilegon tidak terdaftar DPT pemilih pemilu ikut coblos pada TPS Mangunsari, Sawangan padahal tidak masuk DPTb Pemungutan suara  ulang  TPS Sawangan, Magelang.

Hal menarik dari dalam pemilu tersebut KPPS setempat justru memberikan dan kesempatan terhadap dua pemilih tersebut.

Hanya Bawa KTP,  Tanpa Formulir A

Dua pemilih berasal dari   Jawa Barat memang unik datang ke TPS hanya membawa KTP saja. Tanpa menyertakan Daftar Pemilih Tetap(DPT) atau formulir A pindah memilih.

Sebenarnya dari pihak penyelenggara pemilihan umum setempat sudah memberikan peringatan oleh petugas KPPS sebelum masuk ke lokasi Tempat Pemungutan Suara.

Sempat Isi Daftar Hadir

Kedua orang ustadz yang berbeda domisili itu dugaan kuat juga  sempat mengisi daftar hadir dengan membawa E-KTP dan  menandatanganinya.

Lantaran sudah mengisi  daftar hadir mereka tetap bersikeras untuk mendapatkan hak pilih sehingga Pemungutan suara  ulang  TPS 011 Mangunsari Sawangan perlu ulang lagi.

KPPS Hubungi  Petugas PPS

Setelah dua orang pemilih yang tidak mempunyai DPT tetap melakukan pemungutan suara akhirnya KPPS menelpon PPS.

Kemudian mereka mengecek DPT online dengan teliti  menunjukkan dua orang tersebut tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap dan DPTb, tetap saja ikut mencoblos.

Saat PPS Cilegon dan Tangerang  konfirmasi mengatakan memperbolehkan pemungutan suara meski tanpa DPT dan DPTb

PPS Izinkan Dapat Daftar Pemilih Khusus

Pada perkembangan selanjutnya dua orang yang berasal dari Cilegon dan Tangerang perbolehkan pemilu dengan masuk Daftar Pemilih Khusus.

Karena domisili KTP Cilegon PPS menyarankan untuk memberikan surat suara presiden dan wakil presiden pada akhirnya mereka berdua melaksanakan pencoblosan.

PPS Larang Pemilih Ikut Coblos

Namun, apa yang terjadi setelah kedua orang yang domisili Banten sudah terlanjur pemungutan suara waktu 12.50 masuk kotak suara.

Kemudian PPS melarangnya ikut coblos dengan alasan tidak memiliki DPTb. Akibatnya dari saksi, keterangan  KPPS, pengawas TPS hingga saksi dan partai adanya pelaporan ke Bawaslu Provinsi.

Pemungutan Suara Ulang 18 Febuari 2024

Setelah kesemuanya terkumpul bukti untuk verifikasi data KPPS, pengawas TPS hingga saksi sampai akhirnya solusi terbaik dengan PSU atau Pemungutan Suara Ulang.

Pada tanggal 18 Febuari 2024 lalu selisih 4 hari pemungutan  suara pertama, pemungutan suara ulang terlaksana bersama 3 TPS lain wilayah Kabupaten Magelang.

Pemungutan suara  ulang terlaksana pada  TPS 011 Mangunsari Sawangan tersebut berlangsung lancar.

Kemudian dari hasil PSU itu pasangan calon presiden/wakil presiden  Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tetap unggul.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan